Novel : Kunang-Kunang Rock N Roll

“Lalu kenapa memilih rock n roll?” Tanya Marta lagi.

“Hanya itu hingar bingar yang kami miliki, kami tidak suka nongkrong di mall, atau pergi ke club untuk joget sampai pagi. Dan yang kami lakukan adalah bermain musik sekeras yang kami mau, sebrisik yang kami mampu dan selanjutnya kita tidur ditengah kesepian tanpa harus merugikan orang, atau beradu mulut tentang sebuah prinsip dalam kehidupan. Selanjutnya sepi memeluk kami kembali tanpa perlu membeli atau memohon.” Jawabku.

***

Semua orang pasti punya mimpi dan petualangn dalam hidupnya. apalagi mimpi yang melibatkan letupan-letupan petualangan yang membuat banyak hal tercatat dalam pikiran. begitu juga dengan Jimmi, otak pemberontakanya membuat dirinya berpetualang dengan banyak hal, cintanya terhadap The Doors membuat dirinya ingin menyamai vokalis rock N roll tena yang mati Over Dosis karena Heroin. sampai-sampai Jim ingin menjadi bagin Forever Young atau club 27 dimana para musisi dunia tewas di usia muda. cintanya terhadap Marta tidak membuatnya berhenti berpetualang.

namun pada akhirnya Jim sadar,bahwa kehidupan banyak pilihan. begitu juga dengan cinta. Ah, Marta memang selalu menjadi bayangan yang sulit lepas dalam setiap iramanya. bahkan saat Jim tersungkur di Amerika.

“Kau tau.” Ucapku perlahan, namun mataku menatap hujan

“Apa?” Ucap Marta.

“Aku juga berharap sepertimu, berharap teman-temanku yang meninggal menjadi Kunang-Kunang. Dan akan kuijinkan mereka berada di toples kaca di dalam kamarku.” Terangku.

“Ya ampun itu dongeng lama, kau percaya dengan dongeng itu?” Ucap Marta.

“Entahlah, tapi kalau itu terjadi mungkin aku akan mengumpulkan teman-temanku dalam toples kaca.” Jelasku. Lalu Marta tertawa, padahal dulu aku tidak mentertawakan ceritanya. Aku mendengus, lalu ikut tertawa.

                               ***

Aku tak bisa bicara apa-apa, percakapanku terakhir di antara pot Suplir bukan seperti salam perpisahan. Kutaburi bunga kubur yang basah, kulihat lekat papan bertuliskan nama Roni. Seperti baru kemarin aku dan Roni tumbuh menjadi laki-laki dewasa.

Kuburan Roni berdampingan dengan Hasan, ya mereka selalu sehati dalam memainkan musik. Dan aku percaya bila orang yang ditakdirkan untuk saling mengisi maka sepertinya malaikat maut tinggal menunggu perintah, kukira teori ngawur. Tapi ini yang kulihat.

Erwin jongkok di sampingku, lalu ikut menabur bunga di atas kuburan yang masih basah.

“Dia mengidolakanmu Jim. Aku hanya menyampaikan pesan Roni saja.” Ucap Erwin pelan.

“Dia seorang kawan yang hebat.” Ucapku, Erwin mengangguk.

“Sekarang dia sudah benar-benar bebas, semoga masuk surga.” Ucapku.

“Amin.” Sambung Erwin pelan.

Erwin mengajakku pulang, aku berdiri. Samar kulihat Roni dan Hasan tersenyum di bawah pohon Kamboja yang berbunga lebat. Sepertinya mereka bahagia, entahlah. Aku menganggukkan kepala ke mereka, lalu Hasan dan Roni membalas dengan anggukan juga.

Buku Kunang2 Rock N Roll

Buku Kunang2 Rock N Roll

Judul               : Kunang-Kunang Rock N Roll Cahaya Kunang-Kunang Tak Akan Pernah Mati

Penulis            : Jimmo Morrison

ISBN                : 978-979-29-2185-4

 

 

 

 

 

Advertisements

Posted on 20/08/2014, in Buku and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 5 Comments.

  1. ap tema dari novel tersebut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: